Langsung ke konten utama

Eyes, the Spaces of Words

eyes speaks a thousand words
'sadness' by Karlina



Eyes speaks more than mouth and tongue alltogether. Mata berbicara lebih banyak berbicara mengenai hal-hal yang tidak bisa dikeluarkan melalui mulut. seringkali gue berhadapan dengan berbagai orang yang bisa mengatakan melalui matanya, entah karena ia ingin mengatakan yang seharusnya tidak boleh atau dia bingung bagaimana mengatakannya melalui kata-kata. eyes are so fascinating, mungkin gue salah satu orang yang sangat mementingkan tatapan mata, pandangan pertama kali dengan siapa pun akan meninggalkan kesan yang mungkin bisa diterjemahkan oleh gue atau mungkin tidak, tergantung dengan keadaan pada saat itu. dan gue juga paling sangat menghindari tatapan orang lain, mungkin gw akan takut dengan kenyataan yang terlihat dari mata orang-orang itu..seakan gw bisa membaca hal-hal yang melebihi 'kelihatannya' atau mungkin gw juga bisa salah interpretasi.

mata mengungkapkan banyak hal yang tersembunyi. ada di suatu ketika gw melihat sepasang mata (gak melayang juga kali ya) dan sangat terlihat dengan jelas pandangannya menunjukkan banyak rahasia yang disimpan dan mungkin suatu hari rahasia-rahasia itu akan terungkap. entah mengapa pada saat itu tersimpan banyak pertanyaan di dalam pikiranku. aku tidak dapat merumuskannya, seandainya bisa pun aku tidak mau terlibat lebih dalam.

setiap mata itu indah, di dalamnya tersimpan berbagai misteri tak terungkap dan ingin rasanya dapat ditelusuri lebih jauh.
mata juga dapat memunculkan emosi yang dalam, kesedihan, kegembiraan, jatuh cinta, maupun marah atau frustasi. semuanya dapat tergambar dengan jelas.

mata adalah segalanya yang dapat menyampaikan pesan tersembunyi, entah bagaimana mereka menterjemahkannya, setiap orang memiliki pandangan masing-masing...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Hustle of A Single Parent: SUSAH SINYAL (Movie by Ernest Prakasa) (1)

Baru kali ini gue bisa ngakak sampai terguling-guling nonton film Indonesia yang disutradarai & ditulis oleh Ernest Prakasa (terkenal dari Stand Up Comedy dari Metro TV).
Kids, siapa sih yang nggak kenal sama dia? Kalo belom kenal, mungkin dengan usaha gue untuk membuat movie review pertama ini kalian bisa kenal sedikit lebih dekat dengan salah satu karya Ernest. Semoga tidak mengecewakan hehe.


Kalo kalian stuck dengan judulnya, mungkin kalian males nonton. Gue pun begitu. Gue tau Ernest Prakasa sejak dia muncul beberapa kali di Youtube dan sempet tau sedikit tentang acara kompetisi Stand Up Comedy di Metro TV beberapa tahun yang lalu. Tapi gue baru ngeh ketika dia menghasilkan film yang sangat sukses di tahun lalu: Cek Toko Sebelah(click for the trailer). Ternyata seraya saya membuat review ini, ada pula film pertamanya (yang juga cukup sukses) yang diangkat dari cerita kehidupan pribadinya 'ngetawain hidup ala Ernest' berjudul Ngenest(click for the trailer). 
Gue bukan t…

The Way You Are

I've always been kind of person who thinks: in order to write, a good inspiring article or blog, is to seize the perfect moment to write. I really like to write when night comes. Night time is when I contemplate about lots of things in life. And then comes the moment when I have so many things in my mind, and I don't have the energy to do it. Sucks. 
Okay. So tonight is the night when I actually don't have the energy to write. 
I'm supposed to write about a story of some bad parts of my childhood. I've promised my friends that I wanted to tell her about that story, but, emmm, not a good time. Maybe later. Hehehe, procrastinator! 
Remember I wrote about multi-potentialites? Yup, I guess, I'm kind of one of those, like, almost. 
Recently, I am busy making myself as a Creative-preneur.  Wait, what, is creative-preneur?
Basically, is a creative person who becomes an entrepreneur, by making out of creativity as a weapon of entrepreneurship.  I actually made the unde…

The Unhappy Perfectionist

Today, I'll write a short post (or maybe not, we'll see). 

It's been a while since I've written anything. An article or even a diary (yes, I still keep my diary flowing). So, my language is about to get a little rough, hehe. 
I stumbled across this inspiring article in a small magazine called Intisari. My mom used to subscribe monthly. Today I read an article written by Alexander Sriewijono in a column, which I don't want to mention because like...it's about Career. Well, yea, hello, insecurity anyone? 
Okay, so he is a Psychologist & a Founder of Daily Meaning. "The Perfect Imperfection" is an article that we all perfectionist can relate to.
A little backstory I want to tell you. All my life I have not been perfect, but naturally I am born-perfectionist. Among 4 temperaments they have, I'm the one who says "Has/Have to" and "This, cannot be this way." "You are so wrong."  and so on. I am Choleric-Sanguine. '…